Sanur A.K.A Greenjail
Kalo orang mendengar nama sanur, seringkali yang dipikirin adalah sekolah dengan isi cewe - cewe haus yang pinter. Tapi itu hanya stereotype. We are just a normal and average student. Memang kebanggaan tersendiri ketika lo lolos tes masuk sanur yang susahnya bukan main. Akan tetapi gw pribadi merasa belom bangga kl belom memegang gelar alumni sanur. Memang keren sih bisa masuk sanur, tapi yg lebih susah adalah bersekolah di sanur.
Respon orang pas tau gw sekolah di sekolah homogen yg bernama sanur, pasti org akan komen "asik dong?". Jawaban gw: ngak juga. Sekolah di sanur itu punya duka tersendiri. Mulai dari seragamnya yang menyaingi para suster ursulin.. Terutama karena kaos kaki selutut dan rok kotak - kotak ngejrengnya yang keliatan dr jarak jauh. Lalu belom lagi ekspektasi para guru kepada murid yang agak berlebih karena sejarah prestasi warisan kakak - kakak alumni yang membuat keder. Rambut pun tidak boleh tergerai berantakan. Harus diikat satu dan poni diangkat.
Tapi setelah memasuki tahun ketiga gw mulai merasakan indahnya, pertama enaknya sekolah homogen adalah ga perlu jaim (yaialah mau tepe tepe ama siapa?). Kita bebas berekspresi sesuai keinginan. Dan banyak teman - teman yang mensupport selama menghadapi derita di greenjail (tmn seperjuangan). Sekolah di sanur mengajarkan gw untuk mandiri , melatih kemampuan public speaking serta berpikiran kritis.Tanpa sanur gw tidak akan menjadi diri gw yang sekarang ini.
Hal menarik yang gw lihat unik dr sanur adalah tidak adanya senioritas maupun geng. Senior maupun junior sama, gaada yg namanya labrak2an. Lalu geng macem - macem geng cantik ato geng eksis itu gaada, semua ditumpas habis oleh murid2 sanur. Semua sama rata dan dipandang sama oleh satu angkatan. Inilah salah satu hal yang gw suka dr sanur.
Maka kalo ditanya "kalo lo bisa ngulang waktu, apakah lo akan milih masuk sanur lagi?" jawabannya adalah yes. I don't regret the past for making me who i am. but i will embrace the future and keep moving forward
![]() |
| Friends stick together |
![]() |
| XII IPS2 - Nefertiti |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar